TEKNIK PEMERIKSAAN FRAKTUR WRIST JOIN DENGAN FRAKTUR SEPERTIGA MEDIAL TERTUTUP INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT EFARINA ETAHAM BERASTAGI KABUPATEN KARO

  • Awan Pelawi Universitas Efarina
  • Juni Sinarinta Purba Universitas Efarina
Keywords: Wrist Joint, Fraktur

Abstract

Fraktur adalah suatu perpatahan pada kontinuitas struktur tulang. Patahan tadi mungkin tidak lebih dari suatu retakan atau perimpilan korteks, biasanya patahan tersebut lengkap dan fragmen tulangnya bergeser. Jika kulit diatasnya masih utuh, disebut fraktur tertutup sedangkan jika salah satu dari rongga tubuh tertembus disebut fraktur terbuka. Wrist adalah sendi bagian distal dari extremis superior. Pada dasarnya sendi wrist mempunyai dua derajat kebebasan yaitu parmal-dorsal fleksi serta radial dan ulnar deviasi. Pergelangan tangan, tangan dan jari-jari tangan tersusun dalam kesatuan fungsi yang kompleks. Tangan mempunyai kemampuan untuk melakukan gerakan-gerakan halus (hine movement) yang terkoordinir dan otomatis. Banyak orang yang menggantungkan produktivitas pada kemampuan fungsi tangan yang tiada batasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemeriksaan radiologi pada kasus fraktur  Wrist Joint di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi Kabupaten Karo. 1. Hasil pemeriksaan radiologi pasien Tn. Sandi Ginting menunjukkan adanya fraktur komplet os clavicula sinistra dan hasil foto juga menunjukkan tidak terjadi superposisi antara wrist joint. Teknik pemeriksaan os wrist joint menggunakan sinar-x untuk mendiagnosa adanya kelainan ossa wrist joint.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ariyanti, Dwi. 2006. “Penatalaksanaan Terapi Latihan Post Open Reduction Internal Fixasi pada Fraktur Cruris 1/3 Distal”. Karya Tulis Ilmiah. Surakarta : Politeknik Kesehatan Surakarta.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2007. Keputusan Menteri Kesehatan No. 376/ Menkes/SK / III/ 2007.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2008. Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 517/MenKes/SK/VI/2008.
Gleadle, Jonathan. 2007. “History and Examination at a Glance : Anamneses dan Pemeriksaan Fisik”. Terjemahan oleh Annisa Rahmalia. Jakarta : Erlangga.
Kenyon, Jonathan and Karen Kenyon. 2006. “The Physiotherapist’s Pocket Book”. Philadelpia : Elsevier’s Health Sciences Right Departement.
Kisner, Carolin and Lynn Allen Colby. 2007. Therapeutic Exercise 5th Edition. Philadelphia : F.A. Davis Company.
Noor Helmi, Zairin. 2012. “Buku Saku Kedaruratan di Bidang Bedah Ortopedi”. Jakarta : Salemba Medika.
Nurhayati, Irma Robbi. 2013. “Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kondisi Stiff Kneejoint Dextra Pasca Immobilisasi Fraktur Os Femur dengan Internal Fiksasi”. Karya Tulis Ilmiah. Palembang : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyyah Palembang.
Parjoto, Slamet. 2006. “Terapi Listrik untuk Modulasi Nyeri”. Semarang : Ikatan Fisioterapi Indonesia Cabang Semarang.
Paulsen, Friedrich, et al. 2013. “Sobotta Atlas der Anatomie des Menschen Inner Organe 23th ed : Atlas Anatoni Manusia Organ- Organ Dalam Edisi 23”. Terjemahan oleh Liliana Sugiarto, et al. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Published
2019-09-18
How to Cite
Pelawi, A., & Purba, J. S. (2019). TEKNIK PEMERIKSAAN FRAKTUR WRIST JOIN DENGAN FRAKTUR SEPERTIGA MEDIAL TERTUTUP INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT EFARINA ETAHAM BERASTAGI KABUPATEN KARO. Morenal Unefa : Jurnal Radiologi, 7(1), 22-27. Retrieved from https://jurnal.unefa.ac.id/index.php/jmorenal/article/view/15